24 Agustus 2008

My Beloved Bojonegoro

Aku dipuncak busur jembatan Malo
Serasa di atas ambang kebahagiaan kota
Bebas menyaksikan indahnya Bojonegoro
Ditemani gemuruh air bengawan Solo
Disela gemercik butiran air mutiara
Kabarkan …Rintihan…tangisan..rakyatnya
Kotaku yang ASRI…Berjajar potensi
Seakan tak ada buah yang hendak dipetik
Bak makanan lezat di meja makan yang tak sempat di cicipi
Yang seharusnya wajib berkiprah, mengabdi, membela
Juga ikut memetik buahnya
Tak hanya termangu disudut kebahagiaan mereka

Simfoni tak teratur mulai terdengar
Liku kehidupan tak serata dahulu
Perlahan namun pasti
Serdadu semut itu menggerogoti
Mental, iman, ilmu…
Para rakyat terpapar pilu

Secercah cahaya tak pernah berbias
Di tengah gelap samudera kota
Entah kapankah tertindas
Para serdadu ditangan kita
Pengabdian harus terlaksana
Sebagai mutiara bangsa
Menyiratkan sinar bahagia
Dalam kegelapan samudera kota
Mengganti seluruh kekuasaannya

05 Agustus 2008

GOOD NEWS

Pembuka Kebahagiaan yang Sempurna……..a…..a…..a….a................



Mendengar kesuksesan arek-arek SMAdaBO memang sudah tak asing lagi bagi setiap orang. Hampir setiap tahun gelar siswa teladan membanjiri sekolah kita tercinta. Di balik bangunan megahnya menyimpan berbagai siswa-siswi yang berbakat dan smart tentunya. Tahun lalu, Alif Hidayatullah menopang kesuksesan sebagai juara 1 siswa teladan 2007, sedangkan Lailatul Afidah yang baru saja lulus berhasil merebut juara 2 siswa teladan 2007.

Baru-baru ini, lagi-lagi salah satu siswa yang sekarang duduk di kelas XII menorehkan prestasi akademiknya. Ticha, adalah salah satu jilbaber yang baru saja menambah daftar kesuksesan siswa SMAdaBO sebagai juara 1 siswa teladan 2008 pada tanggal 25 Juli yang lalu. Bahkan tanggal 28 Juli yang lalu dia meluncur bersama Bu Ninik (Pembina/Guru BK) menuju asrama haji sukolilo. Tapi bukan untuk menunaikan ibadah haji lhoo.. melainkan mewakilli Bojonegoro untuk barlaga di provinsi sebagai tindak lanjut lomba siswa teladan tingkat kabupaten. Namun keberuntungan kali itu kurang berpihak padanya, walaupun begitu setidaknya alumni MTsN Bojonegoro ini sudah menambah 1 point untuk SMAdaBO dan Bojonegoro. Kiprahnya dalam mengikuti perlombaan seperti Olimpiade-Olimpiade itu baru sejak kelas X SMA “ Sebenarnya ini berawal saat aku dipilih untuk mengikuti Olimpiade Fisika tingkat Kabupaten saat masih duduk di kelas X. dan alhamdzulillah juara 1.” Ucap cewek yang beberapa bulan yang lalu menjuarai juara II OSN (Olimpiade Sains Nasional) Kimia Tingkat Kab.Bojonegoro ini.

Bagi para Bapak/Ibu guru, terutama guru mata pelajaran IPA sudah tak asing lagi dengan cewek penggemar musik pop ini. Pasalnya namanya sudah berulangkali mengharumkan SMAdaBO sekaligus Bojonegoro tentunya. Sesuai dengan nama lengkapnya Maftichatul Farichah yang berarti ‘pembuka kebahagiaan’ dia bisa membuktikan bahwa kebahagiaan kedua orang tua dan seluruh warga SMAdaBO mampu dibuka olehnya.

Motto hidupnya cukup sederhana namun tak semeriah prestasinya, ‘ Berusaha, berdoa, dan bersemangat!!’ itu yang selalu ada dalam hati sanubarinya. Hal ini sesuai banget dengan warna kesukaannya yaitu green, yang melambangkan suatu sikap yang tenang namun tetap terus bersemangat-Gambatte Kudasai!!!(bhs.Jepang).

Hobi menyanyi dan kegemarannya dengan pelajaran kesenian disalurkan lewat keikutsertaannya sebagai vokalis pada salah satu band ternama di SMAdaBO. Jadi, tak heran sebagai kebanggaan sekolah dalam hal akademik, cewek kelahiran Bojonegoro 5 Januari 1992 tersebut juga turut membanggakan dalam hal non akademik. Suara emasnya sudah berulang kali di kumandangkan untuk mengisi acara-acara formal maupun non formal di SMAdaBO. Seperti pada tanggal 2 agustus yang lalu, si manis penggemar bakso ini diminta untuk berdendang bersama Pak Yuli (guru kesenian) dalam acara rapat komite.

Sungguh membanggakan memang, putri ke-dua pasangan Bpk Nizar dan Lasmiatun ini mampu membahagiakan kedua orangtuanya yang juga seorang guru. Cita-citanya yang menginginkan menjadi guru kimia dipilihnya disamping untuk meneruskan pengabdian orang tua juga karna kesukaanya dengan pelajaran kimia sekaligus guru pengajarnya.

Di temui sepulang sekolah di depan kelasnya XII IPA 2, cewek yang dulunya juga redaksi majalah Zig-Zag ini berpesan pada zingers terutama untuk kelas X dan XI bahwa waktu akan terus berjalan, kesempatan kita untuk menikmati masa-masa SMA di SMAdaBO ini hanya 3 tahun. 3 tahun bukan waktu yang lama, jadi kita harus memanfaatkannya, berusaha terus untuk menorehkan prestasi-prestasi gemilang, beri kenang-kenangan yang indah buat sekolah yang tentunya bisa membesarkan nama SMAdaBO. “Yah..minimal tiap tahun bisa ngedapetin juara I siswa teladan atau prestasi-prestasi yang lain gitu.” Katanya di sela-sela perbincangan. Cewek yang bercita-cita meneruskan ke jurusan Pendidikan Ilmu Kimia saat masuk ke jenjang perkuliahan ini juga berpesan pada zingers Jangan berhenti menuntut ilmu dan terus berkarya positif, jadikan SMADA buat jadi yang nomor 1.

“Khususnya Buat teman-teman seperjuanganku kelas XII, pokoknya maju terus, berkarya, dan terus belajar, karna tinggal beberapa saat lagi kita akan berperang mentaklukkan soal-soal ujian nasional. Ok! Chayo!” celotehnya di akhir perbincangan.

Jadi, Pastikan tidak hanya matamu yang membaca artikel ini tapi ajaklah mata hati mu untuk merenung apakah dirimu juga akan perprestasi seperti atau bahkan melebihinya?? Pastikan itu terjadi juga pada dirimu…ok!! (sha.ZZ)

Flowchart: Alternate Process: Nama Panggilan : Ticha Nama Lenglap : Maftichatul Farichah TTL : Bojonegoro, 5 Januari 1992 Alamat : Ds. Ngunut, Dander, RT 06/02 Bojonegoro Anak ke : 2 dari 2 bersaudara Nama Ortu : Ayah : Nizar Ibu : Lasmiatun Profesi : Ayah : Guru Ibu : Guru Hoby : Menyanyi, dan bermain musik. Matapelajaran faforit : Kimia dan Kesenian Mifa : Es Teler Mafa : Bakso Wafa : Hijau Musik Fafotit : Pop Riwayat Pendidikan : - MI Nurul Hidayah, Ngunut-Dander - MTsN Bojonegoro - SMAN 2 Bojonegoro Pengalaman Organisasi : OSIS MTsN Bojonegoro (Sie Kesenian) Motto : ‘Berusaha, berdoa dan bersemangat!!!’ Prestasi : - Juara I Olimpiade Fisika 2007 Tingkat Kab. Bojonegoro - Juara II OSN Kimia 2008 Tingkat Kab. Bojonegoro - Semifinalis CEC (Chemical Engineering Competition) ITS Surabaya (in Group) - Juara Harapan I CC UUD ’45, TAP MPR dan bela Negara Prov. Jatim 2008 (In group) - Juara I Siswa Teladan 2008 Kab. Bojonegoro

28 Juni 2008

Ini Sebuah Akhir dari penantian......

Bayang wajah itu kembali hadir

Seakan kembali mengisi ruang hati yang telah lama ditinggalkan..

tuk menjadi pelita dalam jiwa yang lama dirundung kegelapan..

menuntun jalan mencari jati diri yang hilang..

mencari nilai kasih melayang..

06 Juni 2008

In This Year

Setahun, waktu yang zcukup lama dan singkat sekali menurutku. Sesingkat musim hujan yang menghiasi negeri kita.
Masih sangat terniang sekali di memori otakku. Setahun yang lalu…
Siang itu ku sibak panasnya terik planet terpanas di dunia ini hanya untuk sebuah tanda tangan. Yah… sebuah tanda tangan yang sangat berarti dalam hidup ku saat itu. Usai pulang zsekolah tepatnya 12.00 matahari tepat berada diatas kepalaku yang tertutup kain putih.
Bersama 2 sahabatku yang juga sangat mengharapkan tanda tangan itu ku ayunkan sepedah ku yang kehilangan satu murnya di bagian keranjangnya. Kami bertiga menuju rumah bapak kepala sekolah setelah 2 jam menunggunya rapat dan setelah kami berkelana keliling kota untuk mengafdruk foto.
Alhasil pengkelanaan kami usai hingga matahari hendak tergelincir dari tenggerannya. Hari itu adalah kesempatan terakhirku untuk menyelesaikan seluruh persyaratan untuk menjejakkan kaki pertama kali ke sebuah sekolah faforitku, SMAN 1 Bojonegoro. Walau hasil UAN belum keluar PSB RSBI SMAN 1 Bojonegoro sudah dibuka.
Esok harinya, lagi-lagi dengan mengayuh sepedah ontelku bersama kedua sahabatku. Ku tempuh jarak 2km menuju SMASA. Namun, hari itu keberuntungan belum berpihak kepada ku dan ke dua sahabatku. Seakan pengorbanaku untuk memenuhi prersyaratan luntur begitu saja. Hanya karna salah satu nilai 74,2 tidak memenuhi standar, tubuhku bak kapal Titanic yang menabrak gunung es.
Kegagalan pertamaku itu gak membuatku dan sahabat-zsahabatku terjun dari jembatan malo. Bahkan hembusan wangi melati sempat aku rasakan saat datang di pendaftaran RSBI. Aku bertemu dengan sahabat kecil yang sudah lama aku tunggu selama ini, teman SD ku. Ternyata nasipnya kali ini tak berbeda sepertiku.
Akhirnya hasil UAN sudah bisa ku terima. Embun pagi mulai turun membasahi kaca jendela rumahku yang terletak di zsebelah alat yang bisa menyambungkan suara semua orang di dunia. Alat itu tiba-tiba berdering “Kring..”, wali kelasku mengabarkan hasil NEM ku yang belum bisa membuatku puas.
Aku masih dengan ke optimisanku mengkukuhkan diri mendaftar ke SMASA. Didukung orang tua, sahabat-sahabatku termasuk teman kecilku yang saat itu juga mengabari hasil NEM nya lebih baik dari aku, 27,80.
Hari pertama, hari ke-2, namaku masih terpampang dilayar putih yang disorot LCD di kelas X6 SMASA. Namun Nem ku yang hanya 26,97 tak mampu mengkatrol namaku berada di atas angka 240. Alhasil keinginan untuk satu sekolah lagi dengan sahabat kecilku pun pupus sudah.
SMA 2 inilah ternyata adalah pilihan yang terbaik setelah ku pahami dalam 1 semester setelah bernaung disini. Masih aku ingat saat pertama kali menjejakkan kaki di selolah yang gak pernah aku bayangkan akan menempatinya, masih terasa asing sekali. Kesan pertama besar, luas, rindang, tapi setelah berlama-lama beradu disini terkesan biasa ja tuch…
Aku tahu aku lalai dalam hal apa. Tapi, kapan aku bisa? Bisa membahagiakan orang tuaku, bisa membuat orang-orang yang menyayangiku bahagia? Satu tahun ini sudah aku lakukan dengan cukup puas dan dalam usaha yang cukup maksmial. Usaha untuk menjadikanku lebih percaya diri, berani, dan mencoba hal baru sudah aku zjalani. Walau masih banyak target-target tahun ini yang gak tercapai, namun aku akan raih satu tahun kedepan. Masuk sepuluh besar, memenangkan lomba, menyelesaikan novel, beli laptop pake cara sendiri, ikut kang yun, mendalami bhs. Inggris lebih dan lebih lagi, n banyak lagi dech…
Tahun ini banyak beberapa target didepan mata yang gagal aku selesaikan. Besok entah IPA atau Bahasaaku aku akan jalani dengan tekat yang bulat untuk bisa membuat orang tua ku bangga dan bahagia punya anak sepertiku
Tapi, siapa yang akan jadi motifasiku setahun kedepan dan setahun lagi saat aku duduk di kalas XII?? Hanya dengan hitungan hari saja kakak kelas XII tahun ini akan melangkahkan kakinya ke luar sma 2. Akankah dengan motifasi seorang guru-guru faforit, sahabat-zsahabat, dan anak-anak seven dwarf saja semangat balajar itu akan muncul tanpa adanya kakak yang selalu menyambut pagiku di parkiran, di depan ruang TIK, dan di ruang yang lain…. Apakah zsahabat kecilku yang gak satu atap gedung sekolah itu bisa membantu semangat belajarku disekolah??

22 Desember 2007

PELANTIKAN OSIS

Prok .. Prok .. Prok .. Suara derap langkah para pengurus osis 2007 / 2008 yang tampak gagah dan tegap langsung memikat perhatian seantero sekolah yang mengikuti upacara hari Senin 12 November 2007 beberapa waktu yang lalu. Mereka tampak cantik – cantik dan ganteng – ganteng dengan mengenakan seragam putih – putih lengan panjang, lengkap dengan atributnya seperti scraf, peci, dan sarung tangan.


Maybe, dalam otakmu yang punya kapasitas beraneka ragam itu masih terlintas dengan upacara pelantikan osis periode 2007 / 2008, yang berlangsung dalam acara tambahan setelah upacara.


Pelantikan tersebut berlangsung hikmat dan sesuai dengan rencana walau ada 2 pengurus osis yang tidak ikut karena sakit, maklumlah secara 1 minggu sebelum hari “ H“ mereka dituntut untuk latihan everyday every evening, maybe tenaga mereka banyak yang terforsir untuk itu.


Tapi itu semua ngga’ mengurangi kekompakan gerakan yang sudah terlatih selama 2 minggu. Dalam latihan tersebut mereka dilatih oleh kak yurry dan kak kukuh.


“ Selama latihan kami diajarkan posisi sikap sempurna, kekompakan jalan, dan pada hari terakhir latihan, kita dilatih seberapa kuatkah fisik kita dalam posisi sempurna selama ± 40 menit. Itu sama dengan waktu upacara dimulai sampai akhir.Jadi diharapkan fisik kita sudah terlatih “ kata Geva, salah satu pengurus osis 2007 / 2008.


Barisan pada pelantikan itu dibagi 3 regu yaitu regu I yang terdiri dari 12 orang dan regu II yang ada di barisan tengah terdiri dari 12 orang, dan yang terakhir regu III yang ada di barisan paling belakang terdiri dari 9 orang. Dari ke 3 regu tersebut regu II melakukan gerakan yang lebih banyak membutuhkan konsentrasi dan kekompakan.


Dalam pelantikan itu pertama – tama diawali oleh barisan para pengurus osis yang akan dilantik. Mereka berjalan layaknya paskibraka, menuju tengah lapangan basket. Kemudian Pak Muhsin, Pembina Osis di SMADABO membacakan surat keputusan dari sekolah sekaligus membacakan nama – nama para pengurus osis dan MPK periode 2007 / 2008. Lalu dilanjutkan sambutan – sambutan oleh ketua osis periode 2006 / 2007 Zakaria Dinata dan disusul oleh ketua OSIS kita saat ini yaitu Rahmad Ardiyanto.


Dan yang terakhir Bapak Kepala Sekolah kita yaitu Drs. Nurali, M.Pd. meresmikan terbentuknya OSIS periode 2007 / 2008 tepat pada pukul 07.40 WIB. ( Sha. Z )

17 Desember 2007

PENANTIANKU...

Denting jarum jam
Membangunkanku hingga membakar semua kebahagiaan dalam darah
tinggallah puing-puing kesedihan
yang bertaburan dalam hati
yang kusam oleh debu-debu kesunyian
Keceriaan yang dulu menjadi penawar rasa sepi
Kini menjadi racun yang semakin melemahkan diri
Ingin rasanya melepas semua asa tuk akhiri cinta
Yang menggantung direlung hati


Wahai Insan yang hadir direlung hati
Izinkan aku tuk memutar kembali kisah lama
Saat kau ucap kata cintamu tuk ku
Terbersit rasa tuk menerimanya saat ini
Ingin rasanya tuk mengulang kembali
Agar dua hati ini tak menggantung di jiwa
Agar penantianmu slama ini terakhiri

Sang purnama, maafkan aku
telah membiarkanmu
menghabiskan malam tuk menyambut datangnya fajar seorang diri
Aku hanya butuh waktu tuk merangkai hatiku
tapi saat aku telah usai merangkainya
asa hadir menyambutku
karna kau telah lepaskan separuh hatimu tuk orang lain

14 Desember 2007

ORANG SINIS ?! HATI-HATI PENYAKIT JANTUNG

ORANG SINIS ?! HATI-HATI PENYAKIT JANTUNG

By : Aulia Shabrina X - 5 Hai gays !!! kalian semua musti inget ‘n hati-hati menjaga hati dan perasaan lho !! Saat ini berbagai macam perwujudan penderitaan yang dialami oleh manusia. Penderitaan-penderitaan itu bermacam-macam pula penyebanya. Ada penderitaan yang disebabkan karena musibah / kecelakaan, terjadinya bencana alam dan juga penderitaan yang disebabkan oleh berkecamuknya peperangan, penindasan bahkan juga kemiskinan. Salah satu penderitaan yang unik, yaitu suatu penderitaan yang disalurkan melalui sikap dan tindakan atau gerak jasmaniyah tubuh. Seorag profesor ahli jiwa dan pembantu profesor dalam kedokteran, di pusat kesehatan Duke Universitas Wasington, masing-masing Dr. Reffort B. William JR. menyatakan ; bahwa sinis merupakan sifat yang paling merugikan orang lain dan dirinya sendiri. Sifat ini juga menurut peneliti tersebut, menimbulkan resiko dua kali lipat untuk terkena penyakit jantung. Jadi bukanlah “kekerasan” penyebab seseorang menderita gangguan jantung seperti yang telah disebarkan pada pandangan sebelumnya. Hal ini diketahui berdasarkan pada test yang dikenal sebagai “HOSTILITY SCALE (HO)”. Diman terdapat 50 pernyataan yang salah dan yang benar harus dipilih mereka yang di test. Hasilnya menunjukkan sampai dimana mereka yang diuji itu mempunyai kecenderungan melakukan tindakan kekerasan. Nampaknya dapt dibenarkan untuk menyimpulkan sifat sinis dan bukan kekerasan merupakan istilah yang tepat. Demikian majalah “SCIENCE” yang diterbitkan oleh akademi ilmu pengetahuan New York. Dan mengenai hubungan anatara hasil tets HO dengan seseorang yang mempunyai sifat sinis, dapat digolongkan dalam dua tipe. Yaitu tipe A danB. Tipe A meliputi mereka yang perangainya ada hubungannyadengan resiko tinggi untuk mendapat penyakit jantung, misalnya : orang yang selalu bersaing dengan cara ekstrim, tidak bisa diam, suka memotong pembicaraan orang lain dan sering menunjukkan sifat yang tidak menyenangkan ini apa adanya tergolong dalam tipe B. Hasil penyelidikan juga menyimpulkan bahwa pengaruh sifat sinis dapat menyebabkan mudah terganggunya jantung, pada wanita maupun pada pria pengaruhnya akan sama. Kasus itu merupakan suatu konsep yang semestinya hars menjadikan koreksi bagi pribadi kita masing-masing dalam rangka menjaga tubus agar sehat dan sejahtera. Sinis merupakan suatu rasa tidak percaya diri, atau merendahkan motip dan keadaan manusia, jelaslah sinis merupakan sikap yang merugikan orang lain dan dirinya sendiri. Coba kalian bayangkan orang yang terjangkit sikap ini akan terisolir dari pergaulan. Aktifitasnya dilakukan dengan cara ekstrim. Tentu sikap in sangat merugikan dalam perkembangan potensi, apalagi bagi kita seorang pelajar yang masih membutuhkan masa depan yang cerah. Hal seperti inilah yang akan menimbulkan ketidak seimbangan antara keimanan, kemampuan, bakat dan kewajiban seseorang. Alangkah menderitanya orang yang seperti itu, apalagi didukung adanya faktor hormon tertentu dalam peredaran darah tubuh. Menurut beberapa ahli, kedua faktor pengaruh dengan bantuan sikap dan sifat sinis seseorang akan dapat menderita gangguan pada orang vital tubuh yaitu jantung. Terdapat aneka macam manifestasi penderitaan yang menimpa umat manusia di muka bumi in. Alangkah bijaksananya jika kita bersimpatik dan berusaha membebaskan mereka dari penderitaan-penderitaan yang menimpa sesama individu. Sesuai dengan kemampuan dan jangkauan serta potensi kita yang tak lepas dari rasa kasihan dan harus pabila melihat manusia menderita. Sesungguhnya sifat sinis dapat dihilangkan atau tidaknya dapat dikurangi, karena halnya melalui sikap dan tindakan / gerak jasmaniyah tubuh. Dari penjelasan diatas, maka tersiratlah suatu pengertian dari kata “Penderitaan” bahwa ; akibat sifat sinis seseorang dapat menderita rohani dan jasmaniyahnya, so “ Penditaan” adalah : suatui akibat dari terganggunya batin dan fisik manusia yang menimbulkan moral, etika serta logika yang menghasilkan pola-pola berfikit tertentu pada diri kita sendiri sehingga merasa kurang damai, nggak tenang atau sejahtera kelangsungan nilai-nilai kehidupan pribadinya. Terdapat suatu ikatan ekses penyebab akan penderitaan manusia, bahwa pada dasarnya setiap manusia dalam perjalanan hidupnya tak lepas dari penderitaan yang meliputi batiniah dan jasmaniyah. Semua ini merupakan gejala kehidupan yang mutlak harus ada dalam setiap individu yang berkaitan erat dengan usaha kesejahteraan hidupnya. Kalian semua pasti pernah mengalami sedih gembira, dan kadang-kdang juga timbul kemalangan yang akan membawa kita pada penderitaan. Untuk itu bila hal itu terjadi seharusnya kita memohon pertolongan serta petunjuk pada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga penderitaan yang kita alami dapat kita terima dengan lapang dada.(sha.z)